Sabtu, 28 Agustus 2010

selesai

aku bukan lelaki yang takut sendiri
dan tak bisa...
aku bukan lelaki berteman sepi
tapi nyatanya...

sesuatu apa yang kutemui dipagi hari adalah dongeng sendu di masa lalu
seperti memejamkan mata saat mulai lelah...
apa yang kumulai sudah terhenti

ragu

tak lagi mampu berlari
hanya bimbang diri ini
dulu laut yang tenang itu
kini terhias ombak dan banyak batu

aku berjalan pelan
bayangnya seakan menahan
aku menahan ego
namun batin yang lebih tersiksa

dan sampai kau ucap tak ingin lagi bertemu
jawabku tak akan menemuimu

dua puluh (dari seorang teman)

aku pernah ada di tahun yang itu
tahun ke dua puluh
berasa decak kagum campur peluh

di iringi rasa yang belum pasti
seperti pesan yang berlari-lari

apa yang membuat saraf hingga remuk?
apa yang menampar kehidupan yang lama?
dan apa yang berbisik lembut ketika ku tertidur?

adalah cinta yang bersyair kalimat
seperti ikrar dalam biara sendu
dan seperti tetabuhan di hari pesta

siapapun yang ada dibalik pintu
aku ingin dia hembuskan nafas untukku
berikan juga hembusan untuk lilin-lilinku