Sabtu, 28 Agustus 2010

dua puluh (dari seorang teman)

aku pernah ada di tahun yang itu
tahun ke dua puluh
berasa decak kagum campur peluh

di iringi rasa yang belum pasti
seperti pesan yang berlari-lari

apa yang membuat saraf hingga remuk?
apa yang menampar kehidupan yang lama?
dan apa yang berbisik lembut ketika ku tertidur?

adalah cinta yang bersyair kalimat
seperti ikrar dalam biara sendu
dan seperti tetabuhan di hari pesta

siapapun yang ada dibalik pintu
aku ingin dia hembuskan nafas untukku
berikan juga hembusan untuk lilin-lilinku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar